Beli beras sak 25 kg memang jauh lebih hemat per kilogramnya. Tapi kalau minggu ketiga sudah muncul kutu beras, hematnya hilang dan Anda malah rugi. Kabar baiknya, kutu beras hampir selalu datang dari dua hal saja, yaitu lembap dan kontak langsung dengan lantai.

Jangan taruh sak langsung di lantai

Ini kesalahan paling sering. Lantai semen menyimpan lembap, dan lembap naik ke dasar sak. Beras di bagian bawah jadi agak basah, dan di situlah kutu mulai. Alasi dengan palet kayu, atau minimal dua bilah kayu, supaya ada udara di bawah sak.

Pindahkan ke wadah tertutup setelah dibuka

Begitu sak dibuka, beras kena udara terus menerus. Pindahkan secukupnya ke wadah plastik bertutup rapat untuk pemakaian seminggu, dan tutup lagi sak utamanya rapat rapat dengan jepitan atau tali. Jangan biarkan sak menganga terbuka di gudang.

Tiga bahan alami yang benar benar bekerja

  • Daun salam kering, taruh 5 sampai 6 lembar di dalam wadah beras. Aromanya tidak disukai kutu dan tidak menempel ke nasi.
  • Bawang putih utuh yang belum dikupas, 3 siung per wadah. Ganti tiap dua minggu supaya tidak busuk.
  • Cabai kering utuh, beberapa buah. Ini yang paling sering dipakai warung nasi karena murah dan gampang dicari.

Putar stok, jangan tumpuk yang baru di atas yang lama

Kalau Anda warung dan pesan beras rutin, taruh sak baru di belakang, bukan di atas sak lama. Beras lama harus habis dulu. Aturan sederhana ini yang bikin gudang kami tidak pernah punya beras mengendap lebih dari dua minggu.

Kalau beras sudah terlanjur kutuan, jemur di terik matahari selama 2 jam lalu ayak. Berasnya masih aman dimakan, tapi jangan tunggu sampai tahap ini.

Berapa lama beras aman disimpan

Dengan cara di atas, beras premium aman sekitar 6 bulan dan beras medium sekitar 4 bulan. Untuk keluarga yang belanja bulanan, itu lebih dari cukup. Untuk warung yang putarannya mingguan, Anda tidak perlu khawatir sama sekali.